Translate

Karya Roh Kudus Dalam Perjanjian Lama

Karya Roh Kudus dalam Perjanjian Lama ~ Doktrin Roh Kudus bukan saja muncul dalam Perjanjian Baru. Namun, doktrin Roh Kudus dipaparkan juga dalam Perjanjian Lama. Alkitab menguraikan berbagai aktivitas Roh Kudus di zaman Perjanjian Lama. Berikut beberapa karya Roh Kudus dalam Perjanjian Lama. 

1. Roh Kudus terlibat aktif dalam penciptaan. 
Kitab Kejadian mengabadikan karya Roh Kudus yang berkaitan dengan penciptaan langit, bumi dan segala isinya. Musa menulisnya demikian, "Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air" - Kejadian 1:2. Bersiap-siap untuk firman kreatif Allah untuk membentuk dunia. 

Baik Firman Allah (yaitu, pribadi kedua dalam Tritunggal - Yesus Kristus) maupun Roh Kudus menjadi pelaksana dalam penciptaan - Ayub 26:13; Mazm 33:6. Roh juga adalah pencipta kehidupan. Ketika Allah menciptakan Adam, niscaya Roh Allah yang menghembuskan nafas hidup ke dalam dirinya (Kej 2:7; bd. Ayub 27:3), dan Roh Kudus tetap terlibat dalam memberikan hidup kepada makhluk-makhluk ciptaan Allah (Ayub 33:4; Mazm 104:30). 

2. Roh Kudus terlibat aktif dalam menyampaikan amanat Allah kepada umat-Nya. Misalnya, Roh Kuduslah yang mengajar orang Israel di padang gurun (Neh 9:20). Ketika para pemazmur Israel memanjatkan puji-pujian mereka, hal itu dilakukan dengan Roh Tuhan (2Sam 23:2; bd. Kis 1:16,20). 


Demikian pula, para nabi diilhami oleh Roh Allah untuk memberitakan firman-Nya kepada umat itu (Bil 11:29; 1Sam 10:5-6,10; 2Taw 20:14; 24:19-20; Neh 9:30; Yes 61:1-3; Mi 3:8; Za 7:12; bd. 2Pet 1:20-21). Menurut Yehezkiel, salah satu kunci untuk menemukan nabi palsu ialah bahwa mereka "bernubuat sesuka hatinya" dan bukan dari Roh Allah (Yeh 13:2-3); tetapi, perhatikan, bahwa ada kemungkinan Roh Allah menghinggapi seorang yang hubungannya tidak benar dengan Allah agar ia menyampaikan berita yang benar tentang umat Allah - Bil 24:2. 

3. Kepemimpinan umat Allah pada zaman Perjanjian Lama dikuasai oleh Roh Kudus. Musa, misalnya, adalah seorang yang dipenuhi Roh Allah sedemikian rupa sehingga ia ikut merasakan perasaan Allah, menderita bersama-Nya dan menjadi marah terhadap dosa bersama Dia - Kel 33:11 - bd. Kel 32:19). Ketika Musa dengan taat memilih tujuh puluh tua-tua untuk membantunya memimpin bangsa Israel, Allah mengambil Roh yang ada pada Musa dan menaruh-Nya atas mereka (Bil 11:16-17. 

Demikian pula, ketika Yosua ditugaskan untuk menggantikan Musa sebagai pemimpin, Allah menunjukkan bahwa "roh" (yaitu Roh Kudus) ada di dalam dirinya Roh yang sama menguasai Gideon (Hak 6:34), Daud (1Sam 16:13) dan Zerubabel (Za 4:6). Dengan kata lain, di dalam PL syarat terpenting yang diperlukan untuk kepemimpinan adalah kehadiran Roh Allah. 

4. Roh Kudus membekali mereka bagi tugas khusus. 
Contoh terkemuka dalam Perjanjian Lama adalah Yusuf yang menerima Roh Kudus untuk memungkinkan dia berfungsi secara efektif dalam pemerintahan Firaun (Kej 41:38). Perhatikan juga Bezaleel dan Oholiab yang dipenuhi Roh Allah untuk melaksanakan berbagai karya seni yang perlu dalam pembangunan Kemah Suci dan juga mengajar orang lain (lih. Kel 31:1-11; 35:30-35). Dengan kata lain, dalam PL, Roh Kudus datang atas dan menguasakan hanya sedikit orang pilihan untuk pelayanan khusus bagi Allah. Roh Tuhan menghinggapi banyak hakim, seperti Otniel (Hak 3:9-10), Gideon (Hak 6:34), Yefta (Hak 11:29) dan Simson (Hak 14:5-6; Hak 15:14-16); contoh-contoh ini menyatakan prinsip abadi Allah bahwa ketika Dia memilih untuk memakai seorang secara luar biasa, Roh Tuhan turun di atas mereka. 

5. Roh Kudus menuntun seorang pada tingkat kehidupan benar. 
Daud menegaskan hal ini dalam beberapa mazmurnya (Mazm 51:12-15; 143:10). Umat Allah yang mengikuti jalan mereka sendiri dan tidak mendengarkan Allah sebenarnya menolak untuk mengikut jalan Roh - Kej 16:2. Orang yang lalai untuk hidup sesuai dengan Roh Allah sudah pasti mengalami suatu bentuk hukuman Allah - Bil 14:29; Ul 1:26. 

6. Roh Kudus memenuhi hanya beberapa orang. 
Roh Kudus memenuhi dan memberi kuasa kepada mereka untuk melayani atau bernubuat. Tidak ada pencurahan Roh Kudus secara umum atas semua orang Israel (bd. Yoel 2:28-29; Kis 2:4,16-18); pencurahan Roh dalam arti yang lebih luas ini baru dimulai pada hari raya Pentakosta. JANJI KUASA SEPENUHNYA DARI ROH. Perjanjian Lama memandang ke depan pada zaman Roh yang akan datang, yaitu zaman Perjanjian Baru. 

Apa yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama tentang Roh Kudus tergenapi dalam Perjanjian Baru. Hal ini menunjukkan bahwa ada benang emas yang bisa ditarik antara doktrin Roh Kudus dalam Perjanjian Lama dan doktrin Roh Kudus dalam Perjanjian Baru. Tidak ada perbedaan antara doktrin dalam Perjanjian Lama dengan doktrin dalam Perjanjian Baru berkaitan dengan Roh Kudus. 

1. Pada beberapa peristiwa, para nabi bernubuat tentang peranan yang akan dimainkan Roh di dalam hidup Mesias yang akan datang. Yesaya secara khusus melukiskan Raja dan Hamba Tuhan yang akan datang sebagai Dia yang atasnya Roh Allah akan tinggal secara khusus (lih. Yes 11:1-2; 42:1; Yes 61:1-3). Ketika Yesus membaca dari Yes 61:1-11 di sinagoge Nazaret, Dia mengakhirinya dengan mengatakan "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya" (Luk 4:21).

2. Nubuat Perjanjian Lama lainnya memandang ke depan ketika akan terjadi pencurahan Roh Kudus secara umum atas semua umat Allah. Bagian yang paling terkemuka ialah Yoel 2:28-29, nas yang dikutip pada hari Pentakosta oleh Petrus (Kis 2:17-18); tetapi berita yang sama juga dapat dijumpai dalam Yes 32:15- 17; 44:3-5; 59:20-21; Yeh 11:19-20; Yeh 36:26-27; 37:14; 39:29. 

TUHAN Allah berjanji bahwa ketika hidup dan kuasa Roh-Nya akan turun atas umat-Nya, mereka akan disanggupkan untuk bernubuat, melihat penglihatan, mendapat mimpi-mimpi nubuat, hidup dengan taat, kudus dan benar, dan bersaksi dengan kuasa besar. Jadi, nabi-nabi Perjanjian Lama melihat ke depan dan bernubuat tentang zaman Mesias ketika pencurahan dan pemenuhan Roh Kudus atas seluruh umat manusia akan terjadi; akhirnya hal itu terjadi pada hari Pentakosta (sepuluh hari setelah Yesus naik ke sorga), dengan hasil penuaian keselamatan yang besar (bd. Yoel 2:28,32; Kis 2:41; 4:4; 13:44,48- 49).